Central Information & Development Studies (CIDES) melihat adanya benang merah yang kuat dalam persoalan distribusi pupuk dan obat-obatan pertanian yang selama ini disinyalir menjadi penyebab terjadinya kerugian bagi para petani serta terganggunya mata rantai distribusi pertanian secara nasional. Berbagai temuan awal menunjukkan bahwa sistem distribusi yang berjalan belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan.
Berangkat dari kondisi tersebut, CIDES mengambil langkah konkret dengan melakukan penelitian mendalam terhadap sistem distribusi pupuk dan obat-obatan pertanian. Penelitian ini dilaksanakan secara komprehensif dan objektif oleh tim peneliti yang terdiri dari tujuh orang guru besar, lima orang doktor, serta empat orang bergelar magister yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidangnya masing-masing.
Melalui penelitian ini, CIDES berharap dapat membuka tabir benang merah yang selama ini belum terungkap dan sulit dibuktikan secara akademik maupun faktual. Hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya menjadi bahan kajian ilmiah, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata berupa rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi pemerintah, serta menjadi sumbangsih pemikiran bagi bangsa dan negara dalam mewujudkan sistem distribusi pertanian yang adil, transparan, dan berpihak kepada kesejahteraan petani.
