Diskusi mengenai bisnis entity sebagai penggerak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyoroti pentingnya pemisahan aset pribadi dan perusahaan. Prof. Dr. H. Nurianto, seorang praktisi bisnis, menjelaskan bahwa banyak pelaku UMKM sering mencampuradukkan kedua aset ini, yang dapat berujung pada kebangkrutan. Oleh karena itu, edukasi tentang pengelolaan keuangan yang baik sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan usaha.
Bisnis Entity: Kunci Keberhasilan UMKM
Pemisahan aset pribadi dan perusahaan menjadi langkah awal yang sangat penting dalam pengelolaan UMKM. Menurut Prof. Dr. H. Nurianto, yang memiliki pengalaman panjang di dunia bisnis dan mendirikan Talita Group, kesalahan dalam mencampur aset sering kali berakibat fatal. Praktik ini tidak hanya terjadi di UMKM, tetapi juga pada perusahaan besar yang menerapkan subsidi silang, yaitu mendanai perusahaan yang merugi dengan keuntungan perusahaan lain, yang pada akhirnya dapat memboroskan sumber daya.
“Banyak pengusaha pemula kurang memahami pentingnya disiplin finansial,” ujar Prof. Nurianto. Ia juga menekankan pentingnya regenerasi bisnis, di mana generasi muda mulai mengambil alih peran operasional sementara generasi senior berperan sebagai pengawas untuk memastikan kelangsungan usaha.
Edukasi dan Pengelolaan Keuangan yang Baik
Kurangnya pemahaman tentang pengelolaan aset sering kali menjadi akar masalah finansial. Pemilik usaha perlu disiplin dalam membedakan keuangan pribadi dan perusahaan. Praktik ini dapat mencegah kebangkrutan yang disebabkan oleh pengeluaran tidak terkontrol.
Selain itu, perusahaan perlu menetapkan target keuntungan setiap bulan dan menyisihkan dana untuk pengembangan usaha, seperti investasi dan inovasi produk. Dengan demikian, UMKM dapat bertahan dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Sertifikasi dan Dukungan Regulasi
Proses mendapatkan sertifikat halal sering kali menjadi tantangan bagi UMKM. Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi dan bimbingan dari pemerintah. Di negara lain, seperti Thailand, bimbingan serupa sudah diterapkan dengan baik, memberikan pelaku UMKM kejelasan dalam memperoleh sertifikasi yang dibutuhkan.
Regulasi pemerintah yang mendukung pertumbuhan UMKM sangat penting, tetapi tanpa sosialisasi yang memadai, banyak perusahaan kecil justru terjebak dalam kebingungan dan berpotensi mengalami kebangkrutan.
Alternatif Pendanaan bagi UMKM
Pinjaman bank sering kali menjadi beban bagi UMKM karena tekanan bunga. Sebagai alternatif, pelaku usaha dapat mencari sumber pendanaan lain, seperti koperasi atau modal ventura. Bahkan, program seperti Initial Public Offering (IPO) dapat menjadi solusi inovatif untuk mendapatkan dana tanpa harus membayar bunga.
Pelaku UMKM juga diharapkan mulai memanfaatkan modal dingin, yaitu dana yang tidak terikat kewajiban pembayaran dalam waktu dekat, sehingga dapat digunakan untuk investasi jangka panjang.
Investasi Kecil dengan Dampak Besar
Investasi tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Langkah kecil seperti membeli barang yang bermanfaat jangka panjang dapat menjadi awal yang baik. Konsultasi dengan perencana keuangan juga membantu dalam merancang strategi investasi yang sesuai dengan tujuan dan profil risiko.
Sebagai contoh, membeli peralatan yang mendukung efisiensi produksi atau kualitas hidup, seperti mesin kopi untuk usaha kuliner, dapat dianggap sebagai investasi strategis. Dengan pengelolaan yang baik, investasi kecil ini akan memberikan hasil yang signifikan di masa depan.
Kesimpulan
Pengelolaan keuangan yang baik merupakan fondasi keberlanjutan UMKM di Indonesia. Pemisahan aset pribadi dan perusahaan, disiplin finansial, serta investasi yang bijak dapat membantu pelaku usaha menghindari kebangkrutan dan meraih pertumbuhan. Dukungan pemerintah melalui regulasi yang jelas dan sosialisasi yang memadai juga sangat diperlukan untuk memperkuat posisi UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional. Dengan langkah-langkah ini, UMKM tidak hanya dapat bertahan tetapi juga berkembang di tengah persaingan pasar yang ketat.
Artikel ini dikutip dari podcast RRI https://www.youtube.com/live/V1cQcgKjTYc?si=AuExr9HiCHbQWqVp
