Penulis : Prof.Dr.H.Nurianto.RS
Di tengah suasana khidmat Masjid Al Ikhsan, Sanur, dua tokoh yang juga dua sahabat tampak berjalan berdampingan menghadiri Tabligh Akbar Isra’ Mi’raj. Kebersamaan mereka bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan perjumpaan hati dalam satu tujuan: menimba hikmah perjalanan agung Rasulullah SAW.
Lantunan ayat suci dan tausiyah yang menggema di dalam masjid seolah menjadi pengikat batin, mengingatkan bahwa persahabatan yang dilandasi iman akan selalu menemukan jalannya menuju kebaikan. Dalam momen sakral itu, keduanya larut dalam doa dan perenungan, memaknai Isra’ Mi’raj sebagai panggilan untuk memperkuat shalat, akhlak, dan tanggung jawab sosial.
Malam itu, Masjid Al Ikhsan menjadi saksi bahwa persahabatan sejati tumbuh subur ketika disirami nilai-nilai spiritual, menjadikan langkah dua sahabat tersebut seiring, bukan hanya di dunia, tetapi juga dalam harapan menuju ridha Ilahi.
