Pagi itu Prof Nur melangkah menuju kantornya, dengan kemeja biru rapi tanpa lusuh, sementara tas kulis warna hijau yang slalu menemani beliau dibawa dengan bangga. Beliau adalah pembisnis dan benar saja pagi itu Prof Nur berbincang dengan pimpinan Bank CIMB Syari’ah.
Di ujung meja, telah menuggu Prof Nur yaitu pimpinan Bank CIMB. la berdiri menyambut sang Prof dengan senyum ramah dan jabatan tangan hangat, Prof Nur membalasnya dengan senyuman manis dan mengulurkan tangan tuk membalas jabatan tangan pimpinan Bank CIMB. Pertemuan itu berlangsung cukup lama, hingga makan siang tiba Prof Nur juga mengajak pimpinan Bank CIMB makan bersama, dengan antusias pihak Bank CIMB mengiyakan ajakan tersebut.
Pembahasan demi pembahasan mulai terbangun lagi di meja makan, mereka berdiskusi mengenai peluang kolaborasi antara dunia industri perbankan, mulai dari program literasi keuangan, pengembangan produk masyarakat kecil hingga keinginan membangun panti jombo bersama, sebuah keinginan yang sangat mulia tentunya, berbagai rencana mengalir dari kalimat-kalimat yang mereka lontarkan.
Suara dan ide-ide sangat memenuhi pertemuan siang itu, menarik banyak sekali minat tuk terus produktif di setiap harinya.











