Denpasar — Sejumlah peserta Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengungkapkan rasa kecewa atas ketidakhadiran Gubernur Bali dalam acara pembukaan yang digelar di Denpasar.

Menurut para peserta, kehadiran gubernur sebagai pimpinan daerah dinilai penting sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap kegiatan nasional yang melibatkan cendekiawan dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka menilai ketidakhadiran tersebut mengurangi bobot seremonial pembukaan yang seharusnya menjadi momentum penting dalam rangkaian Silaknas ICMI.

“Kami berharap gubernur hadir untuk memberi sambutan dan menyampaikan dukungan terhadap kontribusi cendekiawan dalam pembangunan nasional,” ujar salah satu peserta.

Meski demikian, panitia menyampaikan bahwa acara tetap berlangsung lancar dan khidmat. Mereka juga menegaskan bahwa undangan resmi telah disampaikan jauh hari, dan memahami apabila terdapat agenda mendesak yang tidak dapat ditinggalkan oleh gubernur.

Para peserta berharap pemerintah daerah dapat lebih memberi perhatian terhadap kegiatan intelektual dan keilmuan, terutama yang membawa nama baik Bali di tingkat nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini