Meeting kedua dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya guna mematangkan rencana penelitian terkait sistem distribusi pupuk dan obat-obatan pertanian. Dalam pertemuan ini, tim fokus pada aspek teknis dan strategis agar penelitian dapat berjalan secara efektif, terukur, dan akuntabel.

Bersama team peneliti yang hadir mengikuti pertemuan kedua, Prof. Nurianto selaku pembina team peneliti, Anggota peneliti terdiri dari Dr. Adrid Indaryanto, Ir. I Gst. Ngh Anom Adi Putra, A.A Gede Putra Arjawa S.H, M.H.

Dengan berbagai pokok pembahasan dalam meeting kedua meliputi:

1. Penetapan Wilayah Penelitian

Tim membahas dan menyepakati cakupan wilayah penelitian sistem distribusi pupuk dan obat-obatan pertanian, dengan mempertimbangkan representasi daerah, karakteristik pertanian, serta potensi permasalahan distribusi di masing-masing wilayah.

2. Penyempurnaan Struktur Organisasi Tim Penelitian

Dilakukan evaluasi dan penyempurnaan struktur organisasi tim penelitian, termasuk pembagian tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing anggota agar pelaksanaan penelitian berjalan lebih efektif dan profesional.

3. Penyempurnaan Proposal Anggaran Biaya Penelitian

Tim melakukan penyesuaian dan perincian kembali anggaran biaya penelitian guna memastikan efisiensi, transparansi, serta kesesuaian dengan kebutuhan riil di lapangan.

4. Penetapan Target dan Sasaran Penelitian

Dalam pertemuan ini juga ditegaskan kembali target dan sasaran penelitian, baik dari sisi keluaran (output) maupun dampak (outcome), agar hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang konkret dan aplikatif.

5. Lain-lain (dll)

Pembahasan tambahan mencakup teknis pelaksanaan lapangan, jadwal kegiatan, metode pengumpulan data, serta mekanisme pelaporan hasil penelitian.

Meeting kedua ini diharapkan menjadi landasan yang kuat bagi pelaksanaan penelitian selanjutnya, sehingga hasil penelitian dapat berkontribusi nyata dalam perbaikan sistem distribusi pupuk dan obat-obatan pertanian yang lebih adil, transparan, dan berkeadilan bagi para petani.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini