Pernyataan A.A. Putra Arjawa, Pembina Tani Merdeka Indonesia

“Diperlukan pengawas independen untuk mengawasi distribusi pupuk dan obat-obatan pertanian,” tegas A.A.Putra Arjawa, Pembina Tani Merdeka Indonesia.

Menurut Arjawa, persoalan distribusi pupuk dan obat-obatan selama ini sering menimbulkan ketidakadilan bagi petani. Banyak laporan di lapangan menunjukkan adanya ketidaktepatan alur distribusi, keterlambatan pasokan, hingga praktik kebijakan sepihak dari produsen atau distributor yang berdampak langsung pada beban biaya petani.

Ia menekankan bahwa kehadiran pengawas independen diperlukan untuk memastikan:

1. Alur distribusi berjalan transparan dan akuntabel,

2. Tidak ada praktik diskriminatif terhadap kios maupun distributor,

3. Ketersediaan pupuk dan obat-obatan tetap stabil,

4. Petani memperoleh kepastian harga dan pasokan,5. Kebijakan distribusi dilakukan dengan itikad baik, bukan berdasarkan kepentingan sepihak.

Arjawa menilai bahwa tanpa pengawasan independen, masalah yang sama akan terus berulang dan petani berada pada posisi yang semakin lemah. Ia berharap pemerintah pusat dan lembaga terkait serius membuka ruang pengawasan eksternal demi mewujudkan ekosistem pertanian yang berkeadilan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini